Friday, March 20, 2015

Sebuah Pertanyaan

Kapan Hamil?
Lama ya?
Kok Lama belum hamil juga?

Sederet pertanyaan yang nampak mudah dilontarkan bagi penanya, tapi taukah engkau wahai kawan beratnya menjawab pertanyaan itu?
Karena Tuhanlah yang menentukan jawaban itu, bisa jadi Tuhan mempercepatnya, bisa jadi melambatkannya, itulah Takdir Tuhan, yang Tuhan telah mementukan, akan menjadi indah pada saatnya, yang menjadikan kebahagiaan pada waktunya hingga engkau lupa akan rasa sakitnya.

Engkau mungkin tak akan tau rasanya hingga engkau mengalaminya
Yah, karena bagi kami yang mengalami keterlambatan mendapat Anugerah Tuhan rasanya begitu campur aduk, ketika Sebuah Pertanyaan yang engkau ucapkan pada kami, seolah menghakimi kami, mungkin itu hanya perasaan kami saja, tapi sedih rasanya terkadang, dan membuat kami tertekan, kami butuh dukungan kalian, janganlah takut memberi kami saran petunjuk cara memudahkan mempercepat mendapatkan AnugerahNya. Besarkanlah hati kami, dampingilah kami, ingatkan kami ini bagian skenario dari Tuhan, ujian dari Tuhan, ada yang diberikan ujian dengan banyaknya anugerah anak , dan ada pula yang diberikan ujian dengan belum diberikan anugerah anak.

Itulah Rahasia Tuhan, kita sebagai umatNya hanya bisa berdoa, berusaha, dan menyerahkan segala urusan padaNya. 
Kami mencoba mengetuk kembali pintu-Mu ya Illahi, kami bukanlah umat terbaikMu, kami seringlah melupakanMu, tapi kami tau KasihsayangMU tak terhingga bagi kami, Engkau pun tak pernah melupakan kami.

Sebuah pertanyaan itu, kuharap Engkau segera memberi jawaban terindahnya bagi kami.

Thursday, March 19, 2015

Ada di belahan bumi sana dan sini

Di belahan bumi sebelah sana ada yang berjalan berlari bersembunyi, dan ketakutan dikesampingkannya demi tercapainya tujuan , menghilangkan jiwa suci sebuah kehidupan, janin yang tak berdosa yang dianggapnya memalukan jika dilahirkan. Dan di belahan bumi sini ada banyak yang berjuang demi sebuah adanya kehidupan, tak perduli banyaknya biaya dikeluarkan, dikesampingkannya rasa sakit untuk menjalani semua. Yah ,, itulah kehidupan ini.

Ketika sebuah hubungan terjalin pada pasangan yang belum menikah dan menghasilkan kehamilan, maka dianggapnya seperti petaka yang harus segera dihilangkan, miris rasanya mendengarkan hal itu, karena bagi pasangan yang sudah menikah dan belum dikaruniai momongan, yang sangat mendamba,  kehamilan merupakan anugerah dan berkah.

Kawanku,, bisakah engkau tak perlu menghilangkan jiwa suci itu? Sungguh, kalaupun dia boleh memilih diapun akan memilih untuk berada diantara orang-orang yang mencintai dan menginginkannya.

Ada banyak panti, penampungan yang bisa kau datangi untuk tetap melahirkan jiwa suci itu, dan jika kau tak mampu merawatnya akan ada banyak pasangan lain yang akan merawatnya penuh cinta kasih.

Jadi, urungkanlah niatmu itu, niatan menghilangkan jiwa suci dengan aborsi, membunuh, menghilangkan nyawa, karena saat kau berjibaku dengan hal itu, kau tak hanya membahayakan jiwa suci itu tapi juga jiwamu.


Dari, 
kami yang mendamba .........